Kontrol PID (Episode 1)

Dalam bidang instrumentasi dan kontrol, PID (Proportional–Integral–Derivative) sudah tiidak asing lagi para engineer maupun teknisinya. Jenis pengontrolan ini merupakan yang tertua dan paling sering digunakan di Indonesia. Kontrol PID merupakan sistem pengontrolan untuk menentukan presisi suatu sistem instrumentasi dengan karakteristik adanya umpan balik (feedback) pada sistem tesebut. Ada 3 jenis bagian/komponen dari kontrol PID antara lain Proporsional, Integral, dan Derivative.

Untuk yang pertama kita bahas mengenai Kontrol Proporsional. Persamaan matematisnya kita gambarkan sebagai berikut:

U(t)= Kp e(t)

Dari persamaan diatas Kp merupakan gain/penguatan dan e(t) sebagai error steady state. Penambahan Kp membuat suatu sistem menjadi lebih sensitif dan tidak stabil sehingga settling time menjadi lambat.

Settling time merupakan ukuran waktu yang menyatakan respon telah masuk ±5%, atau ±2%, atau ±0.5% dari keadaan steady state.

Kira-kira apapengaruhnya terhadap suatu sistem apabila diterapkan kontrol P tersebut:

– Kp kecil : koreksi kesalahan keccil dan respon sistem lambat

– Kp dinaikkan: respon semakin cepat menuju mantap

– Kp berlebih: Sistem menjadi tidak stabil sehingga sistem berosilasi, settling time menjadi lambat.

 

(Diambil dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s