Abi, Ummi, dan Aqila

IMG-20130424-01097

Ah, tidak terasa anakku saat ini sudah hampir berumur satu tahun (tepatnya nyaris sebelas bulan saat tulisan ini dibuat). Kalau diingat-ingat masa kehamilan ummi-nya kasihan juga ditinggal kesana kemari karena tugas pekerjaan di Jakarta. Yah, dengan alasan saya takut tidak bisa merawat dan menemani ummi-nya, belum lagi saya tidak hafal Jakarta dan tidak ada saudara pula.

my lovely

aqila1

Ada hal unik yang terjadi saat kelahiran si kecil Aqila. Ingat saat itu ummi-nya sudah bukaan satu pada hari Jum’at, dan kebetulan saya baru berangkat dari Jakarta ke Nganjuk menggunakan moda transportasi bus pada Jum’at sore. Kemudian saya sampai di Nganjuk Sabtu sore karena perjalanan bus cukup lama lebih dari 20 jam. Hal unik tersebut adalah pada saat saya berada di Nganjuk dan menemani di bidan, ummi-nya mulai bukaan 2, 3, dst dalam waktu berdekatan samapai akhirnya lahir Sabtu malam 21 Juli 2012, tepat hari pertama bulan Ramadhan. Semoga berkah nak. Sayang betul sama Abi, sampai muncul ke dunia menunggu Abi-mu ini.

IMG-20120824-00032

Cuti yang saya terima hanya sekitar dua hari, pada hari Senin sudah harus balik ke Jakarta lagi. hmm.. cukup melelahkan, tapi saya jadi kangen sama ummi dan si kecil, kasian juga tidak sempat menemani hingga aqiqahannya pada hari ketujuh kelahiran Aqila. Mulai saat itu tidur sudah tidak nyaman, karena meninggalkan keluarga, saya hanya bisa pulang sebulan sekali, sayang sekali tidak bisa mengikuti perkembangan anak hingga umur 4 bulan.

IMG-20121006-00186

Pada bulan Desember akhirnya saya dipindahkan ke Balikpapan. Mulai saat itu kami sudah berkumpul lengkap. Hmm.. memang mahal bisa berkumpul dengan keluarga. Saat ini saya bisa mengikuti perkembangan anak hingga umurnya hampir setahun. Benar-benar bahagia rasanya menjadi seorang ayah.

IMG-20130424-01092

IMG-20130606-01167

Dampak BBM Terhadap Kantong Masyarakat

bbm-pasti-naik1Jadi penasaran juga membaca berita tentang kenaikan BBM tahun 2013 ini. Menurut saya permasalahan kenaikan BBM adalah pada dampaknya terhadap masyarakat kita. Yang jelas angka kemiskinan akan bertambah, harga-harga ikut melambung, dan pasti berpengaruh terhadap industri kecil dan menengah.

Oke, permasalahan pertama yang biasa terjadi adalah kenaikan harga sembako. Dijamin setelah isu BBM akan naik merebak, harga-harga sudah mulai melambung. Sepertinya hal ini sudah menjadi kebiasaan di negeri kita. Bisa jadi ini akibat ulah distributor nakal yang memanfaatkan isu seputar kenaikan BBM.

Permasalahan kedua adalah naiknya tarif kendaraan umum. Apalagi bagi saya yang sering menggunakan kendaraan umum, dijamin tarif naik lumayan apalagi di daerah Kalimantan yang notabene harga-harga cukup tinggi. Kasus yang sama saat BBM naik tarif ankutan naik, saat BBM diturunkan pemerintah tarifnya tidak ikut turun.

Permasalahan lainnya yaitu akan mempengaruhi usaha kecil dan menengah. Kita tahu bahwa kelompok usaha ini lah yang merasakan langsung dampak kenaikan BBM, mulai dari biaya pengangkutan, biaya bahan pokok, dll. Hal ini akan menambah dampak lain yaitu bertambahnya pengangguran karena PHK akibat ketidaksanggupan UKM tersebut membiayai operasional usahanya.

Dari dampak-dampak tersebut pasti ada akibatnya lagi yaitu menambah jumlah penduduk miskin. Walau pun nantinya juga ada BLSM sebagai kompensasi pemerintah atas kenaikan BBM,  hal itu tidak akan banyak membantu, malah hal ini membuat masyarakat kita menjadi tidak mandiri, dan terkesan memberikan umpan bukan kailnya.

Memahami Ingress Protection (IP)

IP Rating

IP Rating

Bagi para teknisi atau engineer instrumentation dan electrical mungkin sudah terbiasa mendengar istilah IP (Ingress Protection). Biasanya tertera pada material atau barang-barang electrical atau instrument yang dimaksudkan untuk menandai kemampuan proteksi barang atau material tersebut terhadap gangguan atau dampak dari luar. Disini akan saya coba fokuskan pada material enclosure atau panel.

Biasanya ada dua angka (digit) yang tertera pada system IP tersebut, yang pertama berhubungan dengan impact terhadap benda padat dan yang kedua impact terhadap liquid (cairan).

Berikut penjelasannya:

Pada angka pertama (proteksi terhadap benda padat):
0 : tidak ada proteksi
1 : tak dapat dimasuki benda lebih besar daripada 50 mm (misalnya kontak terhadap tangan manusia)
2 : tak dapat dimasuki benda lebih besar daripada 12 mm (misalnya kontak terhadap ujung jari)
3 : tak dapat dimasuki benda lebih besar daripada 2.5 mm (misalnya kontak terhadap kabel, perkakas, dll)
4 : tak dapat dimasuki benda lebih besar daripada 1 mm (misalnya kontak terhadap skrup, baut, kabel kecil, dll)
5 : tak dapat dimasuki debu (tetapi tidak mutlak)
6 : sama sekali tidak dapat dimasuki debu

Pada angka kedua (proteksi terhadap liquid):
0 : tidak ada proteksi
1 : tak dapat dimasuki air yang menetes dari atas
2 : tak dapat dimasuki air yang datang dari atas hingga 15° dari sumbu vertikal
3 : tak dapat dimasuki air yang datang dari atas hingga 60° dari sumbu vertikal
4 : tak dapat dimasuki air yang datang dari segala arah (tetapi tidak mutlak)
5 : tak dapat dimasuki air yang disemprot (tekanan rendah) dari segala arah (tetapi tidak mutlak)
6 : tak dapat dimasuki air yang disemprot (tekanan tinggi) dari segala arah.
7 : terlindungi dari rendaman air hingga 1 meter
8 : terlindungi dari rendaman air secara menyeluruh

Untuk contoh penerapannya, misalkan IP 42 berarti enclosure tersebut tidak dapat dimasuki benda lebih besar dari 1 mm dan tidak dapat dimasuki air yang dating dari atas hingga 15° dari sumbu vertical. Contoh kedua IP 55, berarti enclosure tersebut tidak dapat dimasuki debu (tetapi tidak mutlak) dan tidak dapat dimasuki air yang disemprot dengan tekanan rendah dari segala arah (tetapi tidak mutlak).