Perusahaan Yang Mengubah Dunia

Jauh sebelum dunia dibanjiri aneka produk global, telah banyak perusahaan yang produknya mampu mengubah perilaku manusia. Sebut misalnya Remington “mengajari dunia” mengetik. Atau Consolidated Edison yang membuat lampu pijar. Juga Bell Laboratories dengan transistor, Bayer dengan aspirin, DuPont dengan serat sintetik.

Ditarik ke masa jauh sebelumnya ada “perusahaan” yang menjalankan spesialisasi pekerjaan yang menjadi jejak peradaban. Jasa pengangkutan yang mendayagunakan roda tak lama setelah penemuannya, The Wheel Tribe (di Mesopotamia, 400 SM) misalnya. Atau perusahaan infrastruktur yang membangun Mesir beserta patung Sphinx dan Piramid, Pharaoh Corporation (3000 SM). Juga penyelenggara sistem informasi (dan mis informasi) di Yunani pada 500 SM, Delphi Oracles Ltd. Sampai masa modern, bisa dicatat cikal bakal usaha perbankan yang diawali oleh Lombard Spa (Italy, 1100 M), usaha percetakan Johan Gutenberg AG (Jerman 1455 M), Manhattan Project Inc. (energi nuklir, AS, 1943), dan seterusnya.

Kata ‘perusahaan’ pada mulanya memang dilandasi niat untuk melayni publik. Keberhasilan untuk mengambil tempat dalam peradaban tak lepas dari perjuangan para perintis yang, dalam kata-kata James Elroy Flecker, melakukan “penziarahan” lebih jauh daripada orang lain… hingga ke balik bukit terakhir. Berikut ini sebagian karya gemilang “para penziarah” itu:

The Honourable East India Company (Inggris 1600 M), dan The Amsterdam Exchange Bank (Belanda, 1609)
Tercatat sebagai perusahaan pertama yang modalnya (72.000 poundsterling) dikumpulkan dari pemegang saham (125 orang), East India Company dibentuk oleh Ratu Elizabeth I pada 1600 untuk melakukan misi dagang ke Asia Timur khusunya ke India, mendahului VOC yang kemudian berjaya di Indonesia.
Sampai pada abad ke-17 perusahaan itu memiliki armada sendiri, tentara sendiri (bahkan pada 1839 kekuatannya lebih besar daripada tentara Inggris), petugas pajak dan perangkat hukum, bahkan sistem pertukaran uang dan barang. Menjadikan raja-raja India sebagai boneka, tapi juga membangun. Membuat jalan raya, memodernisasi kota-kota, dan pada 1853 membangun jaringan rel kereta api merata ke seluruh India hingga ke Nepal.
Peusahaan ditutup pada tahun 1874, tetapi jejaknya mempermudah India untuk menata diri setelah merdeka tahun 1948.
Hanya berselang 2 tahun dengan East India Company, pada tahun 1602 di Belanda berdiri VOC. Perusahaan dagang ini kemudian melakukan misi ke Asia Timur, dan sukses di Indonesia. untuk memfasilitasi aktivitas perekonomian, pada tahun 1609 Kerajaan Belanda mendirikan The Amsterdam Exchange Bank. Rupanya, inilah cikal bakal sistem keuangan modern. Ada selembar kertas yang waktu itu disebut bank money (uang bank), bisa diperdagangkan dan menghasilkan keuntungan. Kalau disimpan dalam jangka tertentu, nilainya bertambah karena selalu memiliki bunga.

DuPont (AS, 1802), Dari Mesiu Sampai Kevlar
Pierre Samuel du Pont de Nemours (1739-1817), seorang ekonom, pengarang, dan teman keluarga kerajaan Perancis, terancam jiwanya saat terjadi gejolak politik. Maka ia dan keluarganya lari ke AS, bermukom di Brandwine Creek, Delaware.
Di AS, putranya, Eleuhere Irene du Pont (1771-1834), yang sebelumnya bekerja di pabrik mesiu pemerintah Perancis, merintis usaha pembuatan mesiu. Ia mengembangkan teknik produksi dan memperbaiki manajemen sehingga bisa menyuplai 500 ton mesiu kepada pemerintah dalam perang 1812.
Pierre du Pont meninggal pada tahun 1817 pada usia 77 tahun, dan anaknya E.I. du Pont meninggal tahun 1834. Saat perang Saudara menyuplai 1,4 ton mesiu per hari bagi pihak Union. Dan pada PD 1, DuPont (begitu nama perusahaan itu dituliskan) memasok 40% bahan peledak bagi sekutu.
Pada 191, generasi berikut, Pierre anak Lamot du Pont membeli saham General Motors, dan menjadi salah satu anggota dewan direksi. Ia membuat karet untuk ban mobil, juga membuat cat dan vernis. Setelah memodali perusahaan kecil di Swiss yang menemukan kertas perak, DuPont memimpin revolusi kertas pembungkus. Terus berkembang ke industri selotip, polimer, karet sintetis, poliester, dan pada 1935, nilon.
Pada pasca PD II, DuPont memimpin dalam industri plastik. Bahan sintetis seperti Orlon, Lycra, Mylar, dan Dacron juga menjadi tren. Puncaknya adalah ketika menemukan serat kualitas tinggi Kevlar, produk yang dipakai di misi antariksa, industri pertahanan, balap, dan banyak lagi.
Ketika DuPont, bersama General Motors, menguasai 24% pasar chlorofluorocarbons (CFC) dunia pada tahun 1980-an, muncul kritik berdasarkan penelitian bahwa bahan utama semprotan aerosol, pendingin kulkas, AC itu membahayakan ozon. DuPont segera mengganti produknya lebih ramah lingkungan. Dewasa ini, DuPont tercatat sebagai salah satu dari 30 perusahaan publik terbesar di AS. Nilai penjualan tahunan mencapai AS $ 30 miliar, mempekerjakan 60.000 pegawai dalam aneka jenis usahadi seluruh dunia. Pada tahun 2005 mingguan Business Week memberi gelar perusahaan ini “Nomor satu di urutan sepuluh perusahaan hijau”.

Reuters (Inggris, 1851) Sang Pemasok Informasi
Julius dr Reuter, orang Yahudi-Jerman kemudian ganti nama menjadi Paul Julius Reuter kelahiran 1816, mula-mula memanfaatkan burung merpati untuk mengirimkan data bagi media di Paris dan Brussels. Saat itu Perancis dan Belgia belum terhubungkan oleh kabel telegraf. Hanya ada kereta Paris-Brussels yang menempuh jarak 76 mil dalam waktutujuh jam. Dari pangkalannya di Aachen, Jerman, Reuter membawa merpati-merpatinya ke Brussels dan dari sana terbang ke kantor perwakilannya di Paris. Ternyata cara ini hanya menempuh waktu 2 jam.
Ketika wilayah yang belum terjangkau kabel telegraf tinggal 5 mil, Reuter menggunakan kuda. Ketika akhirnya kedua kota itu dihubungkan kabel, ia pun ikut untuk memanfaatkannya. Sampai tahun 1851, saat kabel bawah laut antara Calais di Perancis dan Dover di Inggris terbentang, Reuter memindahkan usahanya ke Inggris.
Ia menjalin kontrak dengan London Stock Exchange untuk memasok informasi keuangan ke seluruh Eropa, juga merintis pengembangan ke Rusia. Koran terbesar seperti The Times berlangganan data kepadanya, lalu diikuti media lain.
Saat pembunuhan Presiden Lincoln tahun 1865, koresponden Reuter di AS menyewa perahu kecil untuk mengejar kapal pos yang sedang berlayar meninggalkan New York. Ia menulis berita pembunuhan itu, memasukkan ke amplop lantas melemparkannya ke kapal pos disertai catatan agar sesampai di Irlandia segera diserahkan ke kantor perwakilan Reuter dan dikirim melalui kawat ke London. Saat wartawan lain di AS masih menunggu kapal berikut yang akan meninggalkan New York, kantor pusat Reuter, yang kemudian dinamai Reuters, di London sudah memberitakan pembunuhan Presiden Lincoln.
Sejumlah koresponden Reuters menjadi penulis handal. Rudyard Kipling, penulis The Jungle Book yang juga peraih hadiah Nobel di bidang Kesusastraan, adalah korespondens Reuters yang meliput perang Boer di Afrika Selatan, sekitar tahun 1879. Koresponden di Moskwa tahun 1930-an adalah Ian Fleming, yang setelah keluar dari Reuters, masuk AL Inggris dan menjadi perwira Intelijen di masa PD II. Fleming adalah penulis novel yang menciptakan James Bond.

Bell Telephone Company (AS, 1877) Yang Memindahkan Suara
Alexander Bell, kelahiran Edinburgh, Skotlandia, 1847, tersemangati oleh ibunya yang tunarungu. Ayahnya Profesor Alexander Melville Bell, adalah pengajar sekolah tunawicara yang memprakarsai penggunaan sistem bicara yang bisa dilihat oleh kaum tunawicara, tak lama setelah memboyong keluarganya pindah ke Ontario, Kanada, tahun 1870.
Tahun berikutnya mereka pindah ke AS, Alexander kecil – yang sejak usia 11 tahun sudah mengambil nama kerabat untuk nama tengahnya, Graham – tekah bereksperimen dengan perangkat yang bisa memindahkan suara piano lewat hantaran listrik.
Saat Alexander Graham Bell menjadi Profesor di Boston University School of Oratory, ia tertarik pada mahasiswanya yang tunawicara, gadis 20 tahun itu bernama Mabel Hubbard.
Saat masih iklim kompetisi penemuan tengah merebah. Alexander Graham ingin mengembangkan lebih lanjut temuannya yang bisa “memindahkan” suara piano. Sementara ilmuan AS asal Italia, Antonio Meucci, juga tengah mengurus paten untuk temuannya, juga perangkat komunikasi jauh.
Tapi Meucci gagal antara karena kesulitan biaya. Justru Alexander Graham yang mendapat paten nomor 174.465 pada 7 Maret 1876 untuk “metode dan alat untuk memindahkan vokal dan bunyi-bunyi lain secara telegrafis”. Kalimat pertama yang diucapkan Alexander Graham dan bisa didengar asistennya Thomas Watson, “Pak, Graham, kemarilah, saya ingin bertemu” menjadi kalimat pertama tanda alat komunikasi bernama telepon itu ada.
Tahun berikutnya berdirilah Bell Telephone Company, yang berkembang menjadi industri besar. Pada tahun 1886, ada sekitar 150.000 pemakai telepon di seluruh AS. Saat Bell meninggal pada 1922, seluruh dunia menghentikan aktivitas telepon selama 1,5 menit.
Penentangan dari Meucci tetap berlangsung. Perjuangannya bahkan berakhir dengan kematian tahun 1889. Baru tahun 2002 AS mengakui Antonio Meucci sebagai penemu telepon.

Kesadaran Akan Kebersihan Ala Johnson & Johnson (AS, 1877)
Ada dua orang tokoh yang menginspirasi kakak-beradik Robert Wood dan James W. Johnson untuk memulai usaha. Yang pertama pionir antiseptik Inggris Sir Joseph Lister yang mengingatkan bahayanya dokter atau perawat kalau mengoperasi tanpa baju dan sarung tangan pelindung. Yang kedua adalah ahli kimia Perancis Louis Pasteur yang berkampanye melawan”pembunuh tak terlihat” yakni bakteri-bakteri di udara.
Tahun 1892 keduanya memperkenalkan pakaian steril untuk perlengkapan operasi di rumah sakit. Kemudian disusul produk sabun antiseptik, bedak, peralatan lain operasi, dan plester. Perusahaan berkembang hingga beberapa generasi, dengan produk-produk yang amat dipercaya pasar. Mengembangkan sayap ke Inggris pada 1924, dan disusul produk fenomenal Band-Aid.
Dewasa ini Johnson & Johnson masih mengembangkan produk bedak Band-Aid dan aneka produk farmasi.

Bersambung…

(Sumber: Intisari edisi September 2009)

One thought on “Perusahaan Yang Mengubah Dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s