Gemilang “Tour de Java” 3 February 2010
Posted by aan setiawan in Tulisanku, Uncategorized.Tags: Bandung, gemilang, semarang
6 comments
Apa kabar sahabat?? Sepertinya sudah lama tidak mengisi blog ini karena ada kesibukan lainnya plus tidak ada ide juga
.. Mudah-mudahan bisa istiqomah lagi kedepannya..
OK, saya hobi sekali menampilkan foto-foto hasil dari saya atau teman yang terkadang menitipkan di laptop saya. Kebetulan pula beberapa waktu lalu kawan-kawan saya di Gemilang (Keluarga Mahasiswa Muslin dan Alumni Pelajar Anjuk Ladang) mengadakan tour de java dari kota Surabaya, Semarang, Bandung, Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan untuk silaturahim sekaligus penguatan internal di Gemilang sendiri ditambah acara intinya yaitu jalan-jalan.
Berikut beberapa potret perjalanan yang dilakukan oleh junior saya, dua makhluk aneh Gemilang yaitu Askha Azhar (Sekjen) dan Purbahayu (Ketua) di beberapa kota.
Perjalanan Keliling Bandung (1) 27 January 2010
Posted by aan setiawan in Bandung City, Tulisanku.Tags: al-imarat, Bandung, cibaduyut, gedung sate, monumen sepatu, palasari, pusat buku palasari
16 comments
Dua bujang Bandung ini memang sangat kerasan di Bandung karena memang kuliah juga belum selesai sampai sekarang
. Sambil me-refresh pikiran dari kesibukan TA (Tugas Akhir), kami berdua , saya dan mas ery menyempatkan diri menikmati perjalanan dengan berkeliling di kota Bandung menggunakan sepeda motor. Mudah-mudahan selanjutnya kita bisa backpacker keliling Jawa.. Tour de Java. Silakan dinikmati PERJALANAN DALAM GAMBAR ini…
Pusat Belanja Balubur (Lihat Lebih Dekat) — 2 26 January 2010
Posted by aan setiawan in Bandung City, Tulisanku.Tags: Pusat Belanja Balubur
4 comments
Sepertinya banyak yang penasaran dengan perkembangan Pusat Belanja Balubur. Berikut ini beberapa foto terbaru yang diambil pada 26 Januari 2010. Pusat Belanja ini jaraknya cukup dekat dengan pemukiman penduduk dan beberapa kampus di Bandung. Hmm.. kira-kira akan seperti apa nantinya? Sepertinya akan menambah kemacetan di sekitar jalan Tamansari..
Apokalips 25 January 2010
Posted by aan setiawan in Tulisanku, Uncategorized.Tags: apocalypse, apokalis, film sci-fi
1 comment so far
Film-film Apocalypse sekarang sedang ramai-ramainya. Mulai kejadian bencana besar di bumi, zombie atau virus yang menyisakan sedikit manusia, perang nuklir yang menyisakan peradaban manusia yang mengenaskan, dll.
Kata ”apokalips” berasal dari istilah Yunani yang berarti ”membuka”, atau ”menyingkapkan”. Apa yang dibuka, atau disingkapkan, dalam Penyingkapan Alkitab? Apakah itu semata-mata berita malapetaka, pertanda adanya pemusnahan tanpa seorang pun yang selamat?
Terkadang secara usil saya juga berpikir bagaimana jika kita menjadi sisa-sisa sedikit manusia yang masih hidup. Pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari untuk bertahan hidup, dampak psikologisnya, lalu bagaimana dengan agama nantinya. Bagaimana di Indonesia. hehe..
Melihat Teknik Fisika Lebih Dekat 22 January 2010
Posted by aan setiawan in Keilmuan, Uncategorized.Tags: fisika teknik, teknik fisika
4 comments
Ibu Mirna: “Jurusan apa Mas?”
Arman: “Teknik Fisika Bu.”
Ibu: Mirna: “Oo Fisika.”
Arman: “Bukan Bu, tapi Teknik Fisika.” sahut Arman dengan wajah rada sebel.
Ibu Mirna: “Ada ya jurusan itu. Wah udah teknik, ada fisika-nya lagi.”
Sering sekali terutama mahasiswa Teknik Fisika atau kadang disebut juga Fisika Teknik kurang lebih dapat pertanyaan seperti diatas. Dan sedihnya memang ternyata banyak sekali masyarakat tidak tahu kalau jurusan ini memang eksis. Padahal kalau dihitung umur sudah lebih dari 50 tahun keberasaannya di Indonesia dan telah melahirkan ribuan lulusan yang terpencar baik di industri, pemerintahan, dunia wirausaha, dll.
Sekelumit Obrolan dengan Dosen Wali 19 January 2010
Posted by aan setiawan in Keilmuan, Tulisanku.8 comments
Selasa, 19 Januari 2010 sekitar pukul 9 pagi saya sedang perwalian dengan dosen wali. Banyak hal yang dibicarakan, namun bukan masalah kuliah saya yang banyak dibahas, tapi mengenai permasalahan bangsa dan individu-individunya. Yang paling menarik adalah setelah saya mengatakan bahwa Final Project saya tentang Riset Operasi (Operation Research), beliau langsung nyambung ke pembicaraan tentang integrated scince and technology.
Mengenai integrated scince and technology, beliau mengatakan bahwa permasalahan kita sebagai individu Indonesia adalah mengenyampingkan masalah integrated ini. Banyak diantara kita yang terlalu fokus di satu bidang tanpa menghiraukan bidang lain. Ini bukan zamannya James Watt, Einstein, dsb, yang bekerja sendiri-sendiri. Namun sekarang adalah zamannya integrasi berbagai ilmu. Mudah-mudahan kita sadar akan hal itu.
Motivasi Belajar Bahasa Arab 18 January 2010
Posted by aan setiawan in Keilmuan, Tulisanku.Tags: bahasa arab
8 comments
Sudah sebulan ini saya mencoba ikut kursus belajar bahasa Arab. Cukup mudah dan menyenangkan. Awalnya saya pikir sulit karena harus berhadapan dengan berbagai grammar bahasa Arab (Nahwu dan Sharaf). Dulu pernah ikut dan hanya bertahan beberapa kali pertemuan karena cukup ribet. Namun, karena sang ustazd (guru) menggunakan metode pengajaran yang mudah sehingga saya rasa jadi cukup mudah.
Ok, ada beberapa hal yang menjadi motivasi untuk belajar bahasa Arab yang merupakan bahasa internasional dan bahasanya ahli surga.
“sesungguhnya Kami turunkan Al-Qur’an dalam bahasa Arab agar kamu berfikir” [Qs. Yusuf: 12]
“Cintailah bahasa Arab karena tiga hal: karena aku orang Arab, karena Al-Qur’an berbahasa Arab dan karena bahasa penghuni surga adalah bahasa Arab” [HR. Muslim]
Hendaklah kalian tamak (keranjingan) dalam belajar bahasa Arab, karena ia adalah bagian dari agamamu.” [perkataan sahabat Umar]
Perusahaan Yang Mengubah Dunia (Bagian 2 – Selesai) 14 January 2010
Posted by aan setiawan in Bedah Buku, Keilmuan, Uncategorized.1 comment so far
Boeing (AS, 1916) Yang Lebih Cepat
Boeing telah memproduksi 12.000 pesawat jet komersial, ini berarti 75% dari pesawat terbang dunia. Didirikan oleh William E. “Bill” Boeing, mahasiswa teknik Yale, dan George Conrad Westerveld, ahli aeronautika, setelah terpesona oleh pesawat hasil karya Wright bersaudara (1903) yang pada 1910 dipamerkan di Los Angeles. Ia memberanikan diri terbang ketika hampir tak ada orang yang berani – “dan sebagian ingin menyaksikan pesawat jatuh,” kenang Bill.
Sebelumnya Bill dan George pernah menerbangkan pesawat Cutiss yang bersayap ganda, mengharuskan pilot dan penumpang duduk di sayap. Yakin bisa membuat yang lebih bagus, duet Bill dan George menyelesaikan pesawat B&W yang tinggal landas dan mendarat di air (seaplane).
Setelah menyelesaikan konstriksi dua pesawat, pada 15 Juli 1916 berdirilah Pacific Aero Products Company. Setahun kemudian diubah menjadi Boeing Airplane Company.
Sejumlah karyawan mulai bekerja, tapi pesawat tak kunjung laku. Bill menggunakan garansi pribadi untuk meminjam uang di Bank buat menggaji karyawannya. Salah satu karyawannya, Tsu Wong, insinyur Aeronautik lulusan MIT, imigran asal Cina. Tsu Wong lah yang mendesain Boeing Model C, juga sebuah seaplane. Akhirnya pihak AL AS membeli pesawat itu sebagai pesawat latih.
Laku selama perang, tapi ketika PD I berakhir, tak ada lagi pembeli. Boeing terpaksa membuat kapal, kotak ionograf, lemari, dan furnitur untuk toko.
Tahun 1920 Boeing mengmbangkan pesawat yang lebih besar untuk mengangkut surat. Bill sendiri yang menerbangkannya.Pada tahun 1927 muncul model 40A dan mendapat kontrak dari US Post Office untuk mengangkut surat dari San Fransisco ke Chicago PP. Pesawat dilengkapi radio dua arah ciptaan Thorpe Hischock, adik ipar Bill.
Usaha pengiriman dikelola sendiri dibawah bendera Boeing Airline Transport (BAT). Ternyata rute pos membuka peluang bagi penumpang. Setahun pertama beroperasi, BAT telah menerbangkan 2000 penumpang. Tahun 1929, Boeing meluncurkan Model 80 Biplane, pesawat penumpang kapasitas 12 orang.
Lagi-lagi perang memberi berkah. Di masa PD II militer AS membeli pelbagai tipe pesawat. Yang paling masyhur adalah B-29 Startofortress yang menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, Agustus 1945.
Perang berakhir dan Boeing telah membuat pesawat bermesin jet yang mampu terbanglintas Atlantik. Boeing 707 dislogankan American Airlines “Terbang dari pantai ke pantai Amerika dalam waktu tempuh lima jam saja, sementara kereta api memerlukan 4 hari. Harga per untinya AS $ 5 juta, dalam setahun mampu mengangkut penumpang yang jumlahnya sama dengan yang diangkut oleh Kapal Laut Queen Mary yang harganya AS $ 30 juta – dengan bahan bakar sepersepuluhnya.”
Boeing 707 dengan 4 mesin, berkapasitas 156 penumpang, itu juga lebih cepat dari pesawat sekelas pada masanya, menerbangi New York – London dalam enam jam, sementara pesawat lain 12 jam.
Jumbo Jet 747 yang lahir sejak 1969 adalah buah sukses selanjutnya, sampai 2008 muncul 787 Dreamliner yang diklaim sangat efisien.
Perusahaan Yang Mengubah Dunia 10 January 2010
Posted by aan setiawan in Bedah Buku, Keilmuan, Uncategorized.1 comment so far
Jauh sebelum dunia dibanjiri aneka produk global, telah banyak perusahaan yang produknya mampu mengubah perilaku manusia. Sebut misalnya Remington “mengajari dunia” mengetik. Atau Consolidated Edison yang membuat lampu pijar. Juga Bell Laboratories dengan transistor, Bayer dengan aspirin, DuPont dengan serat sintetik.
Ditarik ke masa jauh sebelumnya ada “perusahaan” yang menjalankan spesialisasi pekerjaan yang menjadi jejak peradaban. Jasa pengangkutan yang mendayagunakan roda tak lama setelah penemuannya, The Wheel Tribe (di Mesopotamia, 400 SM) misalnya. Atau perusahaan infrastruktur yang membangun Mesir beserta patung Sphinx dan Piramid, Pharaoh Corporation (3000 SM). Juga penyelenggara sistem informasi (dan mis informasi) di Yunani pada 500 SM, Delphi Oracles Ltd. Sampai masa modern, bisa dicatat cikal bakal usaha perbankan yang diawali oleh Lombard Spa (Italy, 1100 M), usaha percetakan Johan Gutenberg AG (Jerman 1455 M), Manhattan Project Inc. (energi nuklir, AS, 1943), dan seterusnya.
Kata ‘perusahaan’ pada mulanya memang dilandasi niat untuk melayni publik. Keberhasilan untuk mengambil tempat dalam peradaban tak lepas dari perjuangan para perintis yang, dalam kata-kata James Elroy Flecker, melakukan “penziarahan” lebih jauh daripada orang lain… hingga ke balik bukit terakhir. Berikut ini sebagian karya gemilang “para penziarah” itu:
Oleh-Oleh Liburan Dari Nganjuk 7 January 2010
Posted by aan setiawan in Tulisanku, Uncategorized.Tags: desa kapas, kalibening, nganjuk, stasiun nganjuk
22 comments
Seminggu lebih blog ini tidak ter-update karena sulitnya (mempersulit diri
) mengakses internet di rumah plus malasnya ke warnet. Sebagai permintaan maaf saya beri oleh-oleh seadanya. OK, Liburan Natal dan Tahun Baru kemarin saya sempatkan diri pulang ke Nganjuk. Selain ada beberapa agenda penting, saya juga menyempatkan menikmati kota Nganjuk. Berikut potongan sketsa kota Nganjuk yang sempat saya rekam lewat kamera.
















